Thursday, September 12, 2013

Enterprise Information System

Nama : Moch Irfandi S
NIM  : 113110134
Dosen : Feri Sulianta
Institusi : Universitas Telkom
Mata Kuliah : Sistem Informasi

       Enterprise Resource Planning atau yang disingkat ERP adalah sistem informasi yang diperuntukkan bagi perusahan manufaktur maupun jasa yang berperan mengintegrasikan dan mengotomasikan proses bisnis yang berhubungan dengan aspek operasi, produksi maupun distribusi di perusahaan bersangkutan. Atau dengan kata lain ERP digunakan untuk mengelola seluruh aktifitas perusahaan termasuk keuangan, produksi, HRD, marketing, supply chain, logistics, dll.
  Dilihat dari sisi teknologi, ERP merupakan produk yang mampu mengimbangi perkembangan teknologi informasi. Selain itu ERP mampu mempengaruhi fungsi sistem informasi. Awalnya personal yang berkecimpung di bidang sistem informasi mempunyai tugas utama untuk perancangan, pengembangan, dan implementasi software.
  Dari sini terjadi pergeseran tugas dan kemampuan seorang sistem analis dan programmer, yaitu dari perancangan pengembangan dan implementasi software menjadi penguasaan software paket dan pengimplementasiannya pada perusahaan.
  Pengaruh yang lain adalah pergeseran pada fungsi sistem informasi. ERP menciptakan ketidakjelasan antara user dan spesialis informasi.
  Kendala utama yang harus dihadapi perusahaan untuk mengimplementasikan ERP adalah biaya yang tinggi yang harus dibayarkan.
  Sebuah ERP yang sesungguhnya mengintegrasikan baik aliran informasi internal dan eksternal yang digunakan oleh organisasi dalam satu solusi yang komprehensif. Sebuah solusi ERP menggabungkan sistem yang digunakan oleh organisasi untuk mengelola fungsi komersial dasar bisnis mereka, seperti: perencanaan, persediaan / bahan manajemen, pembelian, manufaktur, keuangan, akuntansi, sumber daya manusia, pemasaran dan penjualan, jasa,  dll. Tujuan dari solusi ERP adalah untuk mendorong aliran informasi antara semua fungsi bisnis internal selama mengelola koneksi, atau "touchpoints", kepada para stakeholder.
enterprise resource planning (erp)


Salah satu perusahaan yang menggunakan sistem ERP adalah PT Telkomsel.

Latar belakang penerapan ERP :
  Sejak tahun 2002 , Telkomsel IT Enterprise Team yang berlokasi di Bandung, telah menyiapkan pola dan bibit terbaik teknologi yang dapat mengakomodasi semua permintaan pasar telekomunikasi di Indonesia yang tumbuh dengan luarbiasa cepat.
  System yang tersedia diharapkan mampu mengimbangi pertumbuhan pelanggan baik fixed maupun selular. System juga harus mampu menjalankan CRM ( customer relationship management ) sama baiknya dengan humanresource dan aplikasi finansial.
  Maka PT Telkom memutuskan untuk melakukan Upgread pada system yang sudah dimiliki saat ini. System yang baru harus scalable, intuitive ( mudah penggunaannya ) dan mampu menangani sekumpulan data – data penting dengan aman, dan yang terpenting adalah mudah untuk diatur dan digunakan.

Sistem yang dipilih :
  Pilihan jatuh pada penggunaan SAP R/3 Enterprise. Alasan – alasan yang mendasari pemilihan system SAP R/3 Enterprise adalah :

SAP R/3 Enterprise menawarkan “best price” , kemampuan yang handal, dan memiliki catatan prestasi pada bisnis telekomunikasi.
Kebutuhan untuk mentransformasi PT Telkom menjadi operator kelas dunia dengan sistem “benchmark” kelas dunia juga yang menawarkan peningkatan kualitas pada infrastruktur IT yang sudah ada sebelumnya dengan “zero defect process”.
Penerapan sistem :
Komite IT memilih Magnus Consulting dan Anderson Consulting sebagai Patner dalam imlementasi system.
Project team dibentuk pada awal 2002 dan time line dibuat.
Total waktu pengembangan dan peralihan adalah 2 tahun dan project mulai dapat berjalan pada pertengahan 2004
Untuk meningkatkan bandwith perasional perusahaan , pada bagian pengendalian jarak jauh area – area di Indonesia Telkom menambahkan 1Giga Byte fiber-optic Wide Area Network ( WAN ) backbone ( jaringan utama ) pada kantor – kantor cabang yang lebih kecil.
Kendala yang dihadapi pada saat tansisi sampai pada penerapan sistem :
Proses belajar yang berbeda – beda dari tiap cabang menuntut dibentuknya team pendampingan khusus yang bertugas mendampingi cabang yang lambat perkembangannya.
Tenggat waktu untuk running system yang sangat pendek .
Keuntungan yang diperoleh PT Telkom :
Keuntungan yang utama adalah saat ini PT Telkom dapat membuat forecasting dan estimasi dalam rangka analisa konsumen dengan lebih akurat.
Integrasi yang lebih baik dengan pelanggan dan vendor.
Penerapan modul tambahan dari SAP yaitu SAP HR dan SAP Project System , Telkom mampu membuat organisasi bisnisnya menjadi ebih efisien dan dapat mengurangi jumlah karyawannnya yang diatas 3500 menjadi 2700 orang .

Referensi:
http://www.greenbeacon.com/GreenBeaconWebsite/Microsoft-CRM-ERP-Solutions/EnterpriseResourcePlanningERP.aspx
http://id.wikipedia.org/wiki/ERP
http://yudhasancaka.net/2008/09/04/erp-di-pt-telkomsel/
http://punyawahyu.blogspot.com/2009/09/erp-adalah-sistem-informasi-yang.html